29 days ago

Kampus Swasta Terbaik di Jakarta - Jangan Lakukan Ini Saat Menghadapi skripsi. Mendengar kata skripsi sering kali menimbulkan ketakutan tersendiri bagi mahasiswa tahun terakhir. Ya, skripsi adalah makalah panjang yang merupakan persyaratan bagi mahamahasiswa untuk lulus. Perjalanan untuk mengerjakan skripsi Anda sendiri tidak mudah. Apalagi jika Anda mendapat supervisor non-kooperatif. Namun, bukan berarti membuat skripsi ini sangat sulit dan membuat kita tertekan, lho. Jika sejak awal kita melakukan persiapan, maka skripsi tidak akan seburuk yang dipikirkan.

Baca Juga : CARA MEMPELAJARI BAHASA LOKAL DI TEMPAT KULIAH BARU

Jadi, lebih baik dilihat, apa saja hal yang harus dihindari ketika membuat skripsi agar penulisan makalah ini tidak terhambat. Ini dia:

Mencari Topik di Semester Akhir

Dalam membuat skripsi, banyak mahasiswa http://www.aytoloja.org/jforum/user/profile/1397.page mencari topik di semester akhir dan tidak mempersiapkan sebelumnya. Padahal, topik skripsi tidak harus disetujui oleh atasan atau mudah ditemukan bahannya. Belum lagi pengembangan kerangka dan tujuan topik yang dibahas saat membuat skripsi.

Meskipun Anda masih di semester lima, enam, atau tujuh, cari topik skripsi yang Anda inginkan. Persiapkan bahan untuk topik sehingga pada semester terakhir, Anda tidak akan panik untuk mencari topik skripsi dan menghabiskan waktu melakukannya.

Tidak Proaktif dalam Menghubungi Supervisor

Untungnya jika Anda mendapatkan pengawas yang peduli dengan nasib skripsi mahasiswanya. Tetapi bagaimana jika atasan Anda tidak tahu? Anda harus proaktif dan rajin bertemu dosen.

Baca Juga : Kampus Swasta Terbaik di Jakarta

Jika dosen meminta Anda untuk datang ke rumahnya, jika memungkinkan, maka temui di sana. Jangan malas atau merasa lelah. Kemalasan untuk menerima seorang supervisor sering menjadi kendala dalam membuat skripsi. Lebih baik lelah sekarang daripada terjebak menjadi mahasiswa yang ‘abadi’.

Memilih Topik Sulit dan Tidak Realistis

Adalah hal yang baik jika seorang mahasiswa bermaksud membahas hal-hal unik. Namun, perhatikan juga kemampuan dan ketersediaan data Anda. Jangan sampai skripsi diblokir di tengah jalan, karena datanya sangat terbatas dan sulit ditemukan.

Jika Anda memilih topik yang terlalu sulit untuk didiskusikan, risikonya adalah, Anda bisa gagal dalam persidangan. Ini jelas akan membuat Anda terlambat lulus dan harus membayar uang kuliah di semester berikutnya. Tidak ingin itu tidak terjadi pada Anda.

Tidak memperhatikan aturan ilmiah

Membuat skripsi tentu berbeda dengan membuat cerita pendek atau menulis di blog. Anda tidak disarankan untuk menulis opini pribadi atau membuat teori tanpa sumber yang valid. Mungkin Anda memiliki pikiran kritis, tetapi jika skripsi Anda tidak memiliki sumber yang kuat, itu tidak berguna http://kampus.atspace.tv/.

Jadi, cari sumber yang sah yang berasal dari buku atau tautan ilmiah. Hindari sumber dalam bentuk Wikipedia atau blog pribadi. Keduanya harus diperlakukan sebagai titik masuk untuk menemukan tautan ilmiah dan bukan sebagai sumber utama.

Tidak Peduli dengan Aturan Bahasa

Bibliografi yang kuat dan berlimpah dan diskusi yang menarik akan ternoda jika Anda tidak menulis dengan aturan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ketidakmampuan penulis untuk membuat skripsi sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum untuk Ejaan Bahasa Indonesia), menunjukkan pola pikir https://amara.org/pl/profiles/profile/kampus/ dan kemalasan yang tidak diatur dalam mengenali bahasanya sendiri.

Jadi, rajin buka KBBI yang bisa Anda unduh di ponsel Anda. Periksa apakah setiap kalimat yang Anda tulis efektif dan dapat dibaca. Jangan hanya menjejali berbagai diksi rumit, tetapi jangan terus dan jangan membuat pembaca memahami topik yang Anda tulis.

Baca Juga : Kampus Swasta Terbaik di Jakarta

Sekarang, Anda sudah tahu kesalahan apa yang sering dilakukan oleh siswa dalam membuat skripsi. Ayo, kecilkan kesalahan ini sehingga toga bisa segera diadakan.

← Beasiswa S1 Untuk Mahasiswa 5 Jurusan Kuliah dengan Biaya Paling Mahal. Adakah Pilihanmu? →